Kodrat kah atau takdir
Kodrat kah atau takdir
bukan angin atau burung yang menjatuhkan aku di bumi ini…
tapi cintalah yang melakukannya
bukannya benci atau tak suka…
namun aku tak mengerti, mengapa sang cinta menginginkan kau sebagai pecinta…
dan mengapa sang kasih menginginkan ku menjadi sang kekasih…
takdirkah… atau kodrat…
yang pasti ini adalah bagian kecil, bukan yang terkecil…
bagian kecil dari skenario hidup yang kita tidak pernah ketahui skripnya
bagian kecil dari jalan hidup…yang pun kita tidak tahu bagaimana ending-nya
apakah penuh tawa bahagia atau berakhir tragis…
yang diketahui hanya akhirnya kita akan mati…
sudahlah….
tak perlu diratapi kalau yang terjadi itu duka
namun jangan terbahak kalau yang terjadi itu bahagia
jika ini menjadi akhir atas suatu pilihan
tak ada yang harus diperdebatkan
tak ada yang harus disalahkan, karena ini bukan salah aku, kau atau yang lainnya
tak ada yang harus dipertanyakan mengapa seperti ini
dan tak perlu dipertanyakan bagaimana ini bisa terjadi
tawakal lah…
hidup itu pilihan kita… bukan kehidupan yang memilih kita
jangan jadikan semuanya sebagai beban
hadapi smuanya dengan keikhlasan dan senyuman
karena apa yang telah terjadi, apa yang sedang kita lalui dan hadapi
adalah bagian dari perjalanan panjang ini yang harus dihadapi

Jakarta, September 25 08
01.30